NADIKABAR.COM — Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menilai Pelabuhan Benoa, Bali, sudah tidak layak lagi dikembangkan sebagai pelabuhan perikanan sehingga pemerintah mengarahkan pengembangan pusat perikanan ke Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, Jembrana.
"Karena Benoa itu sudah tidak layak menjadi sebuah pelabuhan perikanan. Benoa itu sudah cocoknya adalah untuk sektor pariwisata," kata Trenggono dalam acara groundbreaking Pengembangan PPN Pengambengan melalui proyek Integrated Fishing Port and International Fish Market Phase 1 di Jembrana, Bali, Selasa.
Menurut Trenggono, kawasan Benoa terutama Benoa Maritime Tourism Hub memiliki potensi yang lebih besar apabila dikembangkan untuk mendukung sektor pariwisata, salah satunya karena terdapat kawasan mangrove yang dapat dikombinasikan dengan aktivitas pariwisata.
Atas pertimbangan tersebut, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memilih Pengambengan sebagai lokasi pengembangan pelabuhan perikanan yang lebih terintegrasi.
Trenggono mengatakan pembangunan PPN Pengambengan akan mengacu pada standar pelabuhan perikanan di luar negeri yang dinilainya lebih bersih, tertata, dan mampu menggerakkan perekonomian di sekitarnya.