Proyek pelindungan bangkai kapal tersebut didukung pendanaan sebesar 227.000 dolar AS atau sekitar Rp4 miliar untuk jangka waktu dua tahun melalui program Ambassador’s Fund for Cultural Preservation (AFCP).

Bangkai eks-USS Houston merupakan situs makam perang Perang Dunia II sekaligus tempat peristirahatan terakhir bagi lebih dari 650 pelaut dan personel Korps Marinir Amerika Serikat.

Proyek ini berfokus pada perlindungan dan pelestarian bangkai kapal USS Houston sebagai bagian penting dari sejarah bersama Indonesia dan Amerika Serikat pada masa Perang Dunia II.