Pernyataan tersebut muncul ketika Selat Hormuz masih menjadi titik panas dalam konflik tim redaksi AS dan Iran. Klaim Trump mengenai kendali AS atas selat itu juga muncul di tengah ketegangan militer yang kembali meningkat tim redaksi Washington dan Teheran.
Sebelumnya, Trump telah berulang kali mengklaim AS memiliki kendali besar atas Selat Hormuz. Pada Agustus lalu, Trump bahkan mengunggah peta yang menyebut Selat Hormuz sebagai 'New U.S. Territory'.
Dalam unggahan lainnya, Trump mengatakan blokade angkatan laut AS terhadap Iran masih berlaku. Dia juga menyebut Selat Hormuz terbuka dan beroperasi setelah ranjau-ranjau laut disingkirkan atau diledakkan.