Betrand Peto memastikan rekaman tersebut merupakan arsip murni pribadi yang tidak pernah ia unggah ke platform maupun dibagikan ke teman-temannya. Hal tersebut memperkuat dugaannya data itu diambil secara ilegal dari akun email miliknya yang diretas.
"Jadi aku bisa bilang kenapa itu dibobol, karena itu gak pernah ku posting ke mana-mana untuk simpan buat pribadiku aja. Share ke grup juga atau ke teman-teman juga aku gak ada nge-share itu," pungkasnya.
Meskipun begitu, pihak Betrand Peto memilih memusatkan seluruh konsentrasi untuk menuntaskan perkara dugaan tindak asusila di Polda Metro Jaya terlebih dahulu sebelum memutuskan langkah hukum terkait aksi peretasan tersebut.