NADIKABAR.COM — Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pemuda Jakarta (KMSPJ) menyerahkan piala Jakarta Youth Award (JYA) 2026 kepada atlet catur bergelar Woman Grandmaster (WGM), mahasiswi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Laysa Latifah.

"Kami berharap melalui penyerahan piala ini, semangat Sumpah Pemuda dapat terus membara, dan prestasi Laysa Latifah dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional," kata Ketua Panitia Pelaksana JYA 2026 Kelik Widjonarko saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Menurut Kelik, penyerahan penghargaan tersebut merupakan bentuk dukungan moral kepada generasi muda yang telah menorehkan prestasi.

Sementara itu, Wakil Rektor I UNJ Prof. Dr. Ifan Iskandar memastikan siap mendukung dan memfasilitasi berbagai kegiatan yang dapat mendorong perkembangan potensi generasi muda.

Salah satu gagasan yang mencuat dalam audiensi tersebut adalah penyelenggaraan lomba ekshibisi catur yang melibatkan Laysa dan para pecatur muda Jakarta dalam rangka menyambut Dies Natalis UNJ.

"Kami membuka pintu selebar-lebarnya untuk berkolaborasi dengan JYA. Ini akan menjadi panggung inspirasi bagi generasi muda," kata Ifan.

Ifan menyebut gagasan tersebut menjadi bagian dari komitmen UNJ untuk terus memberikan ruang bagi pengembangan bakat dan minat mahasiswa, khususnya di bidang olahraga prestasi.

"Kami menyambut baik kedatangan panitia dan mengapresiasi setinggi-tingginya capaian Laysa Latifah. UNJ berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan bakat dan minat mahasiswa agar mampu bersaing dan mengharumkan nama universitas di kancah global," ujar Ifan.

Dia menambahkan UNJ siap berkolaborasi dengan tim JYA, termasuk dalam merealisasikan gagasan lomba ekshibisi catur pada rangkaian Dies Natalis UNJ.

Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga mempertemukan kampus, masyarakat sipil, dan generasi muda dalam menciptakan ruang pengembangan prestasi.

"Sekaligus menginspirasi lahirnya talenta-talenta muda Jakarta," pungkasnya," ucap Ifan.

Adapun peraih JYA 2026 Laysa mengaku terkejut sekaligus terharu menerima penghargaan tersebut. Dia menyampaikan apresiasi kepada JYA, KMSPJ, dan UNJ yang selama ini memberikan dukungan terhadap perjalanan prestasinya di dunia catur.

"Penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi dan mengharumkan nama Indonesia, khususnya melalui olahraga catur," kata Laysa.

Untuk diketahui, Jakarta Youth Award 2026 diberikan kepada Ketua Karang Taruna DKI Jakarta Akmal Budi Yulianto, CEO Poskota Dimas Azisoko Harmoko, Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia Fathimah Azzahra.

Lalu, Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah dan Ketua Umum Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) DKI Jakarta Joshua Franklin J. Oktanatama Siahaan.

Kemudian, Woman Grandmaster (WGM) Olimpiade Catur FIDE Laysa Latifah, Vice President PT ESG-IN Global Partners Yayang Ruzaldy, Ketua Komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta Yuke Yurike, Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur Provinsi DKI Jakarta Yustinus Prastowo dan Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta Zuhud Pana Graha.