"Saya ngikutin kapal aja. Kapal miring, kita pegangan dulu di atas kapal. Abis gitu kapal miring, langsung kita naik ke ujungnya kapal yang bawah itu. (Ombak) samping kanan kiri," tuturnya.

Yang membuatnya khawatir adalah kondisi penumpang perempuan. Menurutnya, sebagian besar perempuan memilih tidur di dalam kamar.

Saat kejadian kapal mulai miring, masih banyak penumpang di dalam kamar-kamar kelas ekonomi. Ia menduga para penumpang yang mayoritas perempuan dan anak-anak itu terjebak.

"Tapi yang lain, ibu-ibu yang tinggal di kamar ekonomi ya, itu mungkin nggak selamat karena terlalu cepat kapal ini kemiringannya. Sedangkan alarm pemberitahuan aja nggak ada. Nggak ada tanda-tanda. Yang keluar ini kan supir-supir aja, orang laki-laki. Yang di kamar-kamar belum bisa keluar," katanya.