Juru bicara koalisi, Turki al-Maliki, mengatakan di platform media sosial X bahwa operasi itu menghantam lokasi-lokasi di provinsi Saada, Hodeidah, Al-Jawf, dan Marib. Target-target tersebut termasuk sumber ancaman terkait rudal balistik, di antaranya 11 lokasi penyimpanan rudal di kawasan pegunungan di Saada, serta pusat komando dan kendali, sistem komunikasi, gudang rudal dan senjata, serta lokasi berkumpul Houthi, ujar al-Maliki. Dia mengatakan operasi itu dilakukan menyusul serangan terhadap objek-objek sipil di Arab Saudi, dengan serangan terbaru menargetkan Bandar Udara Internasional King Khalid di Riyadh dan Bandar Udara Internasional Abha.