NADIKABAR.COM — Koalisi pimpinan Arab Saudi yang berperang dengan kelompok Houthi di Yaman menyatakan bahwa kelompok tersebut telah menyerang gardu listrik di Madinah, salah satu situs paling suci dalam Islam. Serangan itu menyebabkan satu transformator tidak dapat beroperasi, namun tidak mengganggu jaringan listrik secara keseluruhan.
Dilansir Reuters, Jumat (2/10/2026), beberapa jam setelah pernyataan koalisi tersebut, pihak Houthi melaporkan adanya serangan Saudi terhadap Ibu Kota Yaman, Sanaa, dan wilayah lain di Yaman. Belum ada konfirmasi terkini dari pihak Saudi mengenai laporan tersebut.
Serangan terkini ini merupakan pertempuran paling serius antara Arab Saudi dan kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran sejak gencatan senjata yang ditengahi PBB sejak tahun 2022.
Permusuhan kembali pecah tahun ini setelah Houthi mengumumkan blokade laut terhadap Arab Saudi pada bulan Juli dan mulai menyerang wilayah serta pelayaran Saudi, sementara pasukan Houthi juga mencatat kemajuan wilayah yang signifikan di sepanjang pesisir Laut Merah Yaman.
Arab Saudi telah merespons dengan serangan udara di Yaman dan mendukung pasukan pemerintah yang berjuang untuk memukul mundur Houthi.