NADIKABAR.COM — Jakarta (NadiKabar) – Mempersiapkan anak untuk melanjutkan pendidikan S1 ke luar negeri membutuhkan perencanaan yang matang, mulai dari pemilihan jurusan dan kampus, persyaratan akademik serta kemampuan bahasa, hingga kesiapan finansial dan keluarga.
Kebutuhan tersebut mendorong Kobi Education menghadirkan seminar perdana bertajuk “The Exclusive Parents Talk Series: Discover Your Child’s Gateway to Global Future” di sejumlah lokasi di Jabodetabek.
Kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang diskusi bagi siswa dan orang tua untuk mendapatkan informasi serta panduan mengenai persiapan kuliah di luar negeri secara lebih terarah.
Bagi sebagian keluarga, proses mempersiapkan studi ke luar negeri tidak selalu mudah. Informasi mengenai pendaftaran universitas, pilihan jurusan, persyaratan bahasa, biaya pendidikan dan biaya hidup hingga peluang beasiswa tersedia luas di internet, namun tidak semuanya mudah dipahami atau sesuai dengan kebutuhan masing-masing calon mahasiswa.
Melalui seminar tersebut, Kobi Education berupaya menghadirkan informasi yang lebih terstruktur sekaligus membuka ruang konsultasi bagi orang tua dan siswa yang tengah merencanakan pendidikan di luar negeri.
Berawal dari Kebutuhan Orang Tua dan Siswa
Penyelenggaraan The Exclusive Parents Talk Series berawal dari tingginya antusiasme siswa dan orang tua dalam berbagai kegiatan yang sebelumnya digelar Kobi Education.
Kobi Education selama ini aktif mengisi seminar di berbagai sekolah di Indonesia serta membuka ruang konsultasi melalui pertemuan tatap muka di kantor Kobi.
Dari berbagai interaksi tersebut, Kobi Education melihat masih banyak keluarga yang membutuhkan panduan sejak tahap awal untuk menentukan strategi pendidikan anak ke luar negeri.
Expert Mentor Kobi Education, Kak Yuriko, mengatakan keterlibatan orang tua menjadi salah satu faktor penting dalam mempersiapkan anak untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
“Banyak orang tua yang ingin anaknya study abroad, tetapi belum aware dengan persiapannya. Padahal, peran orang tua sangat penting untuk mendukung persiapan anak kuliah ke luar negeri,” ujarnya.
Menurut dia, orang tua tidak hanya perlu memahami pilihan universitas dan negara tujuan, tetapi juga perlu mengetahui berbagai aspek lain, termasuk kurikulum, dokumen pendaftaran, persyaratan bahasa, hingga strategi mendapatkan beasiswa.