NADIKABAR.COM — Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX mengirimkan empat atlet menembak wanita prajuritnya untuk mengikuti Pangkorpasgat Open Menembak Pistol 2026 di Lapangan Tembak Korpasgat (Jingga SC), Sulaeman, Bandung, Jawa Barat, pada 30 Oktober hingga 1 November 2026.

Inspektur Kodaeral IX Kolonel Marinir Eko Priyo Handoyo di Ambon, Jumat, mengatakan keikutsertaan empat atlet tersebut merupakan bagian dari pembinaan olahraga dan peningkatan prestasi prajurit TNI Angkatan Laut, khususnya pada cabang menembak.

"Para atlet diharapkan mempersiapkan diri secara optimal, menjaga kebugaran fisik dan kesiapan mental, serta mengerahkan kemampuan terbaik selama pertandingan," katanya.

Empat atlet menembak wanita yang akan mewakili Kodaeral IX dalam kompetisi tingkat nasional tersebut adalah Lettu Laut (K/W) dr. Gina Melawati Agustina, Sertu Bek/W Nur Syamsah, Sertu Bah/W Rifdah Syafiqoh Kahar, dan Sertu TTU/W Anggun Wulandari.

Eko mengatakan kompetisi tersebut menjadi kesempatan bagi para atlet untuk menguji kemampuan menembak, terutama dalam hal ketepatan, konsentrasi, disiplin, dan ketenangan saat menghadapi persaingan.

Menurut dia, partisipasi atlet Kodaeral IX dalam kompetisi nasional diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan dan prestasi olahraga prajurit secara berkelanjutan.

“Jadi bukan hanya sekedar kompetisi menembak, tetapi juga diharapkan dari keikutsertaan empat prajurit ini menjadi wadah untuk mengasah keterampilan sekaligus menguji ketenangan di medan tempur,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan keempat atlet agar bertanding dengan percaya diri dan menjunjung tinggi sportivitas, sekaligus membawa nama baik Kodaeral IX dan TNI Angkatan Laut.

Pangkorpasgat Open Menembak Pistol 2026 sendiri merupakan kejuaraan olahraga menembak tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) TNI Angkatan Udara. Kompetisi bergengsi ini dijadwalkan berlangsung pada 30 Oktober hingga 1 November 2026.

Kompetisi ini bertujuan untuk menjadi wadah pembinaan kemampuan, pengujian ketepatan, serta peningkatan prestasi para atlet menembak di tingkat nasional. Selain itu, ajang olahraga ini juga menjadi sarana silaturahmi untuk mempererat hubungan, profesionalisme, serta semangat kompetisi yang sehat antarprajurit TNI-Polri maupun komunitas olahraga menembak.

Turnamen ini diikuti oleh berbagai kontingen dan atlet dari berbagai satuan militer di Indonesia