Selain itu, Okto bertemu dengan Presiden Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) Khunying Patama Leeswadtrakul, Presiden Kehormatan Federasi Otomotif Internasional (FIA) Jean Todt, dan Presiden Komite Olimpiade dan Paralimpiade Amerika Serikat (USOPC) Gene Sykes.

Menurut Okto, sejumlah federasi memberikan tanggapan awal yang positif, termasuk dari cabang panjat tebing dan olahraga sepatu roda, dengan membuka peluang bagi Indonesia untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah sesuai persyaratan penyelenggaraan.

KOI juga membahas kemungkinan penyelenggaraan kejuaraan tinju internasional di Indonesia, termasuk di Bali, pada November atau Desember 2027. Namun, rencana tersebut masih dalam tahap penjajakan.

"Kita ingin menunjukkan bahwa Indonesia bukan hanya mampu berpartisipasi, tetapi juga bisa menjadi tuan rumah yang baik dan sejajar dengan negara-negara lain. Ini bagian dari diplomasi olahraga yang terus kita bangun," ujar Okto.

Ia berharap penyelenggaraan lebih banyak kejuaraan internasional di dalam negeri dapat memperluas kesempatan atlet nasional berkompetisi sekaligus mendukung persiapan menuju Olimpiade Los Angeles 2028.