Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari menegaskan Indonesia menghormati mekanisme dan kewenangan SEAGF dalam menetapkan program pertandingan. Namun, ia berharap penyusunan program olahraga dalam pesta olahraga regional tetap memperhatikan prinsip keseimbangan, kesempatan yang setara, serta perkembangan prestasi seluruh negara ASEAN.

"SEA Games merupakan pesta olahraga bersama negara-negara Asia Tenggara. Karena itu, penyusunan cabang olahraga dan nomor pertandingan idealnya mempertimbangkan kepentingan seluruh negara anggota, bukan hanya aspek penyelenggaraan tuan rumah," kata Okto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/11/2026).

"Kita tentu menghormati keputusan yang telah ditetapkan melalui mekanisme SEAGF, tetapi penting bagi kita untuk terus mendorong agar SEA Games memberikan ruang kompetisi yang proporsional dan kesempatan yang adil bagi seluruh atlet di Asia Tenggara," ujarnya.

Menurut Okto, keberadaan cabor unggulan bukan semata-mata berkaitan dengan peluang meraih medali. Lebih dari itu, cabor tersebut juga menyangkut kesinambungan pembinaan atlet, pengembangan ekosistem olahraga, serta kesempatan bagi atlet untuk mengukur kemampuan di tingkat regional.