NADIKABAR.COM — Komite Olimpiade Indonesia (KOI) tidak memasang target medali bagi 12 atlet yang akan berlaga pada Olimpiade Remaja atau Youth Olympic Games (YOG) 2026 di Dakar, Senegal.
Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari mengatakan partisipasi dalam ajang tersebut lebih diutamakan untuk memberikan pengalaman bertanding di tingkat internasional kepada para atlet muda Indonesia.
"Kalau terkait target medali, kami tidak ada, karena partisipasi atlet muda Indonesia yang paling diutamakan," kata pria yang akrab disapa Okto itu seusai pengukuhan dan pelepasan kontingen di Kantor KOI, Jakarta, Jumat.
Kontingen Indonesia berkekuatan 12 atlet, terdiri atas enam putra dan enam putri, yang akan bertanding pada sembilan cabang olahraga, yakni skateboard, bulu tangkis, renang, atletik, balap sepeda, judo, berkuda, triatlon, dan wushu.
Okto menjelaskan seluruh kontingen berjumlah 31 orang, meliputi atlet, pelatih, pemimpin kontingen atau chef de mission (CdM), dan ofisial, yang dijadwalkan berangkat secara bertahap mulai Sabtu (24/10).
Menurut dia, keikutsertaan dalam Olimpiade Remaja menjadi kesempatan penting bagi para atlet untuk mengembangkan kemampuan dan menambah pengalaman menghadapi persaingan internasional.