Keributan kembali terjadi setelah pertandingan di lorong pemain. Sejumlah pemain dan ofisial Java United turut terlibat, termasuk Antonio Teles, Yakob Sayuri, dan Yance Sayuri.
Achmad Resal menjadi pihak yang mendapat hukuman paling berat. Ia dijatuhi skorsing 10 pertandingan, larangan memasuki stadion selama satu pertandingan, serta denda Rp500 juta. Sedangkan Yakob dan Yance Sayuri masing-masing dilarang bermain dalam empat pertandingan dan dikenai denda Rp50 juta.
Dalam putusan Komdis PSSI, Yakob dan Yance disebut melakukan intimidasi terhadap pengawas pertandingan yang sedang merekam kericuhan. Sementara itu, Antonio Teles dinyatakan melakukan aksi agresif berupa tendangan terhadap ofisial Persija.