NADIKABAR.COM — Komisi I DPR RI telah menuntaskan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap 25 orang calon duta besar yang disiapkan untuk bertugas di berbagai Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) negara-negara sahabat.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono di Jakarta, Rabu, mengatakan seluruh calon duta besar (dubes) itu telah menyampaikan program kerja yang akan dilakukan ketika menjabat.

Dari proses itu, Komisi I DPR RI sepakat untuk memproses nama-nama calon dubes itu ke tahap selanjutnya.

"Karena sifat rapat yang tadi itu tertutup sehingga kita tidak bisa mengumumkan apa pun yang berkaitan yang lebih substantif," kata Dave di kompleks parlemen, Jakarta.

Menurut ia, hasil dari ujian tersebut dirangkum oleh Komisi I DPR RI dan segera disampaikan ke pimpinan DPR RI.

Setelah itu, DPR RI akan meneruskan hasil uji kelayakan itu kepada Presiden untuk ditindaklanjuti.

"Nanti biar pemerintah yang mengumumkan, siapa, bagaimana hasilnya," katanya.

Sebelumnya, Komisi I DPR RI menggelar uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap 25 orang calon duta besar untuk Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) yang berada di China hingga Inggris.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Anton Sukartono mengatakan uji kelayakan dan kepatutan itu digelar selama dua hari, mulai Selasa (22/9) hingga Rabu (23/9). Adapun nama 25 calon dubes itu berasal dari rekomendasi pemerintah.

Menurut dia, DPR RI hanya menguji beberapa hal dari puluhan calon dubes itu dan biasanya mereka akan lolos setelah mendapatkan rekomendasi dari pihaknya.

Ia mengatakan bahwa penyeleksian sebelumnya sudah dilakukan secara ketat oleh Kementerian Luar Negeri.

Berikut daftar calon Dubes RI untuk negara sahabat dan organisasi internasional:

1. Irawan Ronodipuro (untuk Republik Rakyat China merangkap Mongolia berkedudukan di Beijing),