Selain penyelesaian konflik, Agung menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Menurut dia, koordinasi lintas lembaga diperlukan agar penyelesaian persoalan pertanahan dapat dilakukan secara komprehensif, sekaligus memastikan perencanaan reforma agraria memberikan manfaat bagi rakyat.

Dia menilai penguatan koordinasi antarlembaga menjadi bagian penting dalam memastikan agenda reforma agraria berjalan sesuai kebutuhan masyarakat dan mampu memberikan kepastian dalam pengelolaan serta penguasaan tanah.