NADIKABAR.COM — Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meyakini mutasi 88 personel perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) Polri oleh Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto akan mengoptimalkan kinerja Korps Bhayangkara.

Komisi III, kata dia, mendukung dan mempercayakan inisiatif mutasi dari Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto yang pastinya telah melalui berbagai pertimbangan dan refleksi institusi.

“Saya yakin, mutasi ini dilakukan untuk memperkuat dan makin mengoptimalkan kinerja Polri di masa depan,” kata Sahroni saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Minggu.

Legislator dari komisi yang membidangi hukum tersebut juga berharap jajaran baru kepolisian mampu mewujudkan Polri yang selaras dengan cita-cita utama, yakni melindungi dan melayani masyarakat dari tantangan keamanan yang kian beragam saat ini.

Sebelumnya, Polri melakukan mutasi dan rotasi terhadap 88 pati dan pamen Polri sehari setelah Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto resmi menjabat sebagai Kapolri.

Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026 dan mencakup sejumlah jabatan strategis di tingkat Mabes Polri hingga kewilayahan.

Dari 88 personel yang dimutasi, sebanyak 70 personel mendapat promosi atau menempati jabatan baru. Pergantian tersebut juga mencakup 14 jabatan pejabat utama Mabes Polri dan 19 jabatan kepala kepolisian daerah (kapolda).

Pada jajaran pejabat utama Mabes Polri, Komjen Pol. Asep Edi Suheri ditugaskan sebagai Irwasum Polri, Irjen Pol. Dedy Kusuma Bakti sebagai Kabaintelkam Polri, dan Irjen Pol. Asep Safrudin sebagai Kabareskrim Polri.

Selanjutnya, Irjen Pol. Hery Herjawan ditugaskan sebagai Kabaharkam Polri, Irjen Pol. Rudi Darmoko sebagai Kalemdiklat Polri, serta Irjen Pol. Andik Setiyono sebagai Astamarena Kapolri.

Untuk jabatan Aslog Kapolri, penugasan diberikan kepada Brigjen Pol. Agus Dwi Hermawan. Sementara Brigjen Pol. Deni Dharmapala mendapat tugas sebagai As SDM Kapolri.

Pergantian juga terjadi pada posisi strategis lainnya. Irjen Pol. Mahmud Nazly Harahap ditugaskan sebagai Kadivpropam Polri, Irjen Pol. Roberto G.M. Pasaribu sebagai Kadiv TIK Polri, serta Brigjen Pol. Tubagus Ami Prindani sebagai Kadensus 88 Antiteror Polri.

Kemudian, Irjen Pol. Ahrie Sonta N. ditugaskan sebagai Kadivkum Polri, Irjen Pol. Arie Ardian Rishadi sebagai Kakortastipidkor Polri, dan Kombes Pol. Didik Hariyanto sebagai Koorspripim Polri.

Mutasi juga menyasar sejumlah posisi kapolda di berbagai wilayah. Irjen Pol. Dadang Hartanto ditugaskan sebagai Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Suwondo Nainggoan sebagai Kapolda Maluku, Irjen Pol. Suhendri sebagai Kapolda Kepri, Irjen Pol. Arman Achdiat sebagai Kapolda Riau, Irjen Pol. Reza Arief Dewanto sebagai Kapolda NTT, dan Irjen Pol. Hengki sebagai Kapolda Jawa Barat.