NADIKABAR.COM — Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi meminta bantuan prasarana dan sarana dari Kementerian Kelautan dan Perikanan di Dusun Nepi, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Galur, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan pendapatan warga.

​Bantuan tersebut disalurkan melalui Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (DJPDSPKP) KKP guna mendukung hilirisasi produk perikanan, sejalan dengan Asta Cita Pemerintah dan Peraturan Presiden Nomor 74 Tahun 2026 tentang Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan.

​"Saya pesan supaya alat-alat ini dirawat, supaya bisa bermanfaat buat ibu-ibu semuanya dan warga di lingkungan sini. Yang penting dijaga kebersihan makanannya. Ini kan untuk konsumen, untuk dimakan sendiri. Kebersihan tolong diperhatikan ya ibu-ibu semuanya," ujar Siti Hediati Hariyadi atauTitiek Soeharto saat meninjau penyerahan bantuan prasarana dan sarana di Kulon Progo, Rabu.

​Titiek mengungkapkan harapan agar program bantuan sarana dan prasarana dari pemerintah ini mampu mendorong kemandirian serta meningkatkan taraf ekonomi dan pendapatan masyarakat setempat.

Menurutnya, kelompok masyarakat yang bergerak di sektor pengolahan perikanan perlu didorong agar lebih mandiri secara finansial.

​Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Komisi IV DPR RI untuk terus mengawal berbagai program strategis di sektor kelautan dan perikanan, khususnya bagi wilayah Yogyakarta.

"Program-program tersebut mencakup pengadaan Kampung Nelayan Merah Putih, bantuan sistem budidaya bioflok untuk komoditas nila dan lele, hingga penyaluran sekitar 2 juta bibit ikan untuk masyarakat Yogyakarta," katanya.

​Sekretaris Jenderal KKP Andy Artha Donny Oktopura yang turut mendampingi jalannya peninjauan ini menyampaikan dukungannya terhadap sinergi pusat dan daerah dalam menggerakkan sektor kelautan dan perikanan secara optimal.

Kehadiran jajaran pimpinan KKP bersama Komisi IV DPR RI ini menegaskan komitmen kuat pemerintah dalam memastikan program bantuan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

​Pada kesempatan tersebut, bantuan prasarana dan sarana pascapanen diserahkan kepada tiga Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), yaitu Poklahsar Pattimurni Andani, Poklahsar Mekar Sari, dan Poklahsar Sari Progo. Selain itu, diserahkan pula 1 unit Kendaraan Alih Teknologi dan Informasi (ATI) kepada Asosiasi Pengolah dan Pemasar Hasil Perikanan Mina Binangun.

Kegiatan peninjauan ini juga dilengkapi dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) pengoperasian dan pemeliharaan alat bagi para penerima manfaat.