Lina meninggal setelah mengeluhkan sakit dada. Kabut asap tebal yang menyelimuti wilayah tersebut diduga memicu kambuhnya penyakit asma yang dideritanya.

Lisna meninggal dunia pada Minggu (27/9) malam. Ibu kandung Lisna, Marhamah, mengakui asma yang diderita putrinya sering kambuh sejak satu bulan terakhir, seiring terjadinya kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Banjarmasin.

Lisna, yang berprofesi sebagai guru, setiap hari tetap harus datang ke sekolah, meskipun Dinas Pendidikan setempat telah mengambil keputusan untuk pembelajaran jarak jauh (PJJ).

"Setiap hari dia pakai uap oksigen itu, setiap pulang ngajar dia minta diuap itu. Karena asmanya kambuh," cerita Marhamah sembari berlinang air mata, seperti