"Ini bukan suatu persoalan yang sulit, karena PT Pupuk Indonesia bisa menambah produksi pupuk untuk melayani kekurangan pupuk di Kepri," kata dia.
Nurdin turut menekankan keberhasilan swasembada pangan nasional sangat bergantung pada kecepatan dan ketepatan penyaluran pupuk kepada petani di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Kepri.
Dia menegaskan langkah penguatan distribusi pupuk bersubsidi sejalan dengan amanat Presiden Prabowo Subianto yang menekankan ketahanan pangan sebagai salah satu dari delapan program prioritas nasional.
"Salah satu tugas kami (Komisi VI) adalah memastikan petani mendapatkan dukungan penuh, khususnya distribusi pupuk bersubsidi dari pemerintah pusat," ucap Nurdin.
Sementara, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyebut pihaknya telah mengusulkan 2.000 ton pupuk subsidi ke pemerintah pusat sesuai RDKK, namun yang terealisasi baru 800 ton atau masih kekurangan 1.200 ton.