Thailand mengembangkan program "Kitchen of the World", sedangkan Prancis memiliki tradisi gastronomi yang menjadi bagian dari identitas dan daya tarik pariwisatanya.

Menurut Chusnunia, Indonesia juga memiliki kekayaan kuliner dengan sejarah dan budaya yang dapat dikembangkan menjadi pengalaman wisata gastronomi sekaligus mendukung keberlanjutan sumber pangan lokal.

"Negara-negara tersebut berhasil mengubah kuliner lokal menjadi daya tarik wisata utama yang mendatangkan jutaan turis setiap tahunnya dan Indonesia juga tidak hanya memiliki banyak potensi wisata gastronomi yang juga menghadirkan cerita, pengalaman budaya, serta keberlanjutan sumber pangan lokal," katanya.

Ia menilai kekayaan kuliner Nusantara, termasuk rendang dan tempe, merupakan modal untuk mengembangkan wisata gastronomi Indonesia.

Chusnunia juga mendukung langkah pemerintah mengembangkan Indonesia Gourmet Guide dan Indonesia Local Eateries Guide untuk memudahkan wisatawan domestik maupun mancanegara menemukan ragam kuliner Indonesia, mulai dari restoran kontemporer hingga tempat makan lokal.