NADIKABAR.COM β Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Singgih Januratmoko meminta kepada Letjen TNI Kristomei Sianturi yang baru dilantik sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) segera memperkuat integritas dan membenahi tata kelola internal BNPB.
Menurut dia, momentum pergantian kepemimpinan BNPB perlu menjadi kesempatan untuk memperkuat sistem pencegahan korupsi serta memastikan seluruh proses pengelolaan anggaran dan pengadaan berjalan transparan dan akuntabel.
"Komisi VIII tentu berharap kepemimpinan Pak Kristomei membawa semangat baru bagi BNPB. Tantangan kebencanaan kita sangat besar, sehingga BNPB harus memiliki organisasi yang kuat, profesional, responsif, dan yang paling penting berintegritas,β kata Singgih kepada wartawan di Jakarta, Kamis.
Menurut dia, Komisi VIII DPR mendorong evaluasi dan pembenahan internal secara menyeluruh di lingkungan BNPB. Jika ada oknum yang terbukti melakukan pelanggaran hukum, dia meminta agar segera diproses sesuai ketentuan.
"Tetapi kita juga harus memastikan pembenahan dilakukan berbasis sistem, bukan dengan menggeneralisasi seluruh jajaran BNPB,β kata dia.
Dia pun menilai kasus dugaan korupsi yang ditindak oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di lingkungan BNPB baru-baru ini, harus menjadi momentum untuk memperkuat pengawasan terhadap penggunaan dana kebencanaan.
Menurut dia, dana yang dialokasikan untuk penanganan bencana memiliki karakter khusus karena digunakan dalam situasi darurat dan menyangkut kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana.
"Dana kebencanaan harus benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Jangan sampai ada penyimpangan," katanya.
Untuk itu, dia memastikan bahwa Komisi VIII DPR RI akan menjalankan fungsi pengawasan terhadap BNPB sebagai mitra kerja, termasuk memastikan program penanggulangan bencana berjalan sesuai peraturan dan anggaran yang telah ditetapkan.
βHarapannya, BNPB semakin profesional, transparan, dan fokus pada tugas utamanya, yaitu melindungi masyarakat dan memastikan penanganan bencana berjalan cepat serta tepat sasaran,β kata dia.
Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi melantik Letnan Jenderal TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Istana Negara, Jakarta, Kamis sore.
Penunjukan perwira tinggi bintang tiga ini menandai babak baru kepemimpinan di lembaga kebencanaan nasional, dalam menghadapi tantangan mitigasi serta penanganan darurat di tanah air.
Pelantikan tersebut didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 113/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana guna menggantikan pejabat sebelumnya, Letjen TNI Suharyanto.