NADIKABAR.COM β Anggota Komisi X DPR RI Dapil Lampung I Rycko Menoza mendorong hasil riset dan produk teknologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dapat dihilirisasi untuk memperkuat produktivitas dan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
βTeknologi dan hasil riset harus bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama pelaku UMKM. Dengan inovasi yang tepat, produktivitas dan daya saing UMKM dapat terus ditingkatkan,β kata Rycko Menoza saat dikonfirmasi di Lampung Selatan, Sabtu.
Ia mengatakan pemanfaatan hasil riset BRIN diharapkan dapat mendorong masyarakat dan pelaku usaha lokal mengembangkan inovasi yang aplikatif, baik untuk meningkatkan efisiensi produksi maupun memperluas akses pemasaran.
Menurut dia, sinergi antara dunia riset dan sektor riil menjadi bagian penting dalam memperkuat kemandirian ekonomi daerah, sehingga hasil penelitian tidak berhenti sebagai produk akademik, tetapi dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
βRiset, teknologi, dan inovasi penting untuk masyarakat produktif dan UMKM naik kelas,β ucap dia.
Rycko juga mendorong pemangku kepentingan di daerah memperkuat jembatan hilirisasi hasil riset melalui pendampingan kepada pelaku UMKM.
Pendampingan tersebut, kata dia, dapat mencakup peningkatan kualitas kemasan, standardisasi produk, penerapan teknologi produksi, hingga efisiensi rantai pasok agar produk UMKM memiliki nilai tambah dan daya saing lebih baik.
Ia menilai penguatan pemanfaatan teknologi dan inovasi juga perlu diikuti dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), sehingga pelaku UMKM mampu mengadopsi hasil riset sesuai kebutuhan usahanya.
βKomisi X DPR RI berkomitmen mengawal kebijakan penguatan ekosistem riset dan pendidikan vokasi maupun pelatihan agar selaras dengan kebutuhan peningkatan kapasitas SDM pelaku ekonomi kerakyatan,β ujarnya.
Dengan kolaborasi antara lembaga riset, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan pelaku usaha, hasil riset diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih nyata terhadap pengembangan UMKM dan perekonomian masyarakat di Lampung maupun daerah lainnya.