Dia menilai para kiai, guru, dan pengelola pesantren yang berjuang mencerdaskan anak-anak bangsa, merupakan amanah yang besar. Jika tidak dibantu oleh lembaga-lembaga yang mempunyai peran strategis di negara, menurut dia, para kiai di pesantren akan memanggul beban itu sendirian, padahal manfaat pendidikan yang mereka berikan dirasakan masyarakat luas.
Maka dari itu, dia menyampaikan kehadirannya bersama LPS di pesantren merupakan upaya nyata untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para santri dan kiai pesantren. Pondok pesantren itu pun menerima sejumlah peralatan belajar mengajar bantuan dari LPS, antara lain, proyektor, laptop, lemari, mainan edukasi anak, meja dan kursi sekolah, dan meja guru.
"Peran negara harus dirasakan oleh masyarakat. Saya dipilih oleh masyarakat, dan setelah dipilih jangan sampai kemudian lupa kepada yang memilih," katanya.