NADIKABAR.COM — Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengajak para santri untuk memahami literasi keuangan, mampu bersikap bijak dalam mengelola keuangan, yang manfaatnya bakal berguna untuk mencapai kesejahteraan dalam jangka panjang.

"Manfaatnya bukan hanya saat santri di pesantren, melainkan juga ketika nanti sudah berkarya di tengah masyarakat," kata Misbakhun dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Kamis.

Adapun Komisi XI DPR RI menggandeng Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam melakukan Sosialisasi dan Literasi Keuangan di Pondok Pesantren Miftahul Ulum dan Ponpes Darul Ulum, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Dia pun mengapresiasi para kiai, pengasuh pesantren, dan tenaga pendidik yang terus menjalankan tugas mencerdaskan generasi bangsa meskipun masih menghadapi keterbatasan fasilitas. Menurut dia, pengabdian tersebut perlu mendapatkan dukungan dari berbagai pihak agar penyelenggaraan pendidikan dapat berjalan lebih baik.

Dia menilai para kiai, guru, dan pengelola pesantren yang berjuang mencerdaskan anak-anak bangsa, merupakan amanah yang besar. Jika tidak dibantu oleh lembaga-lembaga yang mempunyai peran strategis di negara, menurut dia, para kiai di pesantren akan memanggul beban itu sendirian, padahal manfaat pendidikan yang mereka berikan dirasakan masyarakat luas.

Maka dari itu, dia menyampaikan kehadirannya bersama LPS di pesantren merupakan upaya nyata untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para santri dan kiai pesantren. Pondok pesantren itu pun menerima sejumlah peralatan belajar mengajar bantuan dari LPS, antara lain, proyektor, laptop, lemari, mainan edukasi anak, meja dan kursi sekolah, dan meja guru.

"Peran negara harus dirasakan oleh masyarakat. Saya dipilih oleh masyarakat, dan setelah dipilih jangan sampai kemudian lupa kepada yang memilih," katanya.

Dia mengatakan pertemuan semacam itu tidak hanya demi penyaluran bantuan, tetapi juga menunjukkan bahwa lembaga negara memiliki kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat di daerah.

Dia mengharapkan sinergi antara Komisi XI DPR dengan berbagai lembaga tersebut mampu membuka ruang dukungan bagi masyarakat, termasuk dalam penguatan sarana pendidikan di daerah.

"Saya ingin menghadirkan mitra kerja Komisi XI untuk bersama-sama memberikan kepedulian kepada masyarakat," kata dia.