"Karena di luar pasar modal ada sektor-sektor mengenai ketahanan pangan, ketahanan energi, kemudian daya lentur ekonomi kita, kita punya resiliensi yang sangat bagus," ujar dia.
Misbakhun mengatakan Komisi XI menaruh perhatian terhadap situasi pasar modal di Indonesia.
Ia mengatakan kerap kali menggelar rapat, untuk mengetahui proses reformasi pasar modal di Indonesia.
"Dan dinamika di dalam pasar modal ini kan selalu volatile. Tetapi kita juga ingin mengingatkan kepada masyarakat bahwa situasi-situasi saat ini, ini juga tidak berdasarkan hanya situasi ekonomi nasional saja. Tapi ada situasi geopolitik yang mengalami tekanan, naik turun, ketidakpastian," ucapnya.
Dalam Sidang Kabinet Paripurna pada Rabu (21/10) lalu, Prabowo mengirim pesan terbuka kepada MSCI di tengah ancaman penurunan status pasar modal Indonesia.
Prabowo menegaskan Indonesia tak gentar menghadapi tekanan, meski mengakui tantangan dan gangguan yang dihadapi masih besar.