NADIKABAR.COM — Uni Eropa (EU) membutuhkan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) untuk mengatasi ancaman keamanan di sisi timurnya, demikian dijelaskan Komisaris Eropa untuk Pertahanan dan Antariksa, Andrius Kubilius, pada Kamis.

Kendati demikian, Eropa harus bersiap memikul tanggung jawab lebih besar atas pertahanannya sendiri seiring dengan langkah AS mengalihkan sumber daya ke kawasan Indo-Pasifik, kata Kubilius.

"Sangat jelas mengapa kita membutuhkan NATO, karena kita menghadapi ancaman yang nyata di perbatasan timur kita: Rusia dan Belarus," kata Kubilius dalam konferensi yang diselenggarakan oleh lembaga pemikir "Friends of Europe" di Brussels.

Dia memperingatkan agar tidak berasumsi bahwa AS akan mempertahankan tingkat kehadiran militernya saat ini di Eropa untuk selamanya.

Kubilius mengatakan bahwa fokus strategis Washington semakin dipengaruhi oleh kekuatan China yang terus berkembang serta berbagai perkembangan di kawasan Indo-Pasifik, situasi yang menurutnya akan mengharuskan AS mengalihkan sumber daya dari Eropa.