NADIKABAR.COM — Seorang oknum guru di Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang dilaporkan memperkosa siswinya hingga 13 kali. Akibatnya, korban hingga kini masih mengalami trauma berat

"Korban tidak hamil, sudah dilakukan visum juga. Kondisi korban trauma berat. Sekarang ini sudah lulus dan bekerja. Tapi ya traumatiknya jelas sekali nampak, murung anaknya," kata Pengacara Korban, Wahju Prijo Djatmiko kepada NadiKabar, Senin (7/9/2026).

Wahju menjelaskan, SMD diduga 10 kali mencabuli dan 3 kali menyetubuhi kliennya. Yaitu sejak sekitar September 2023 saat korban kelas 10 jenjang SMA sampai Agustus 2024. Baik di rumah terlapor, Dusun/Des Brangkal, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, maupun di semak-semak pinggir rel kereta api dan kantor sekolah.

Menurutnya, SMD diduga memanfaatkan rasa hormat korban sebagai murid kepada gurunya. Sebab terduga pelaku mantan wali kelas korban semasa SMP. Sekolah SMP dan SMA itu satu kompleks di Kecamatan Bandar Kedungmulyo.

Sehingga masih ada interaksi tim redaksi terduga pelaku dengan korban. Ditambah lagi, orang tua korban juga kenal dengan SMD. Sebab keluarga korban kerap meminta air doa dari terduga pelaku.