Putu menjelaskan trauma inhalasi merupakan kondisi ketika uap panas masuk ke saluran pernapasan. Hal itu membuat jalan napas berisiko membengkak dan menyempit. Uap panas yang terhirup juga dapat melukai saluran napas hingga paru-paru.

"Uap panas yang masuk ke dalam saluran napas dan paru-parunya ini cukup melukai organ-organ di dalamnya, sehingga banyak terjadi kerusakan di jalan napas dan di paru-parunya. Nah, itu yang menyebabkan kondisinya tidak begitu stabil," jelasnya.