"Sejauh ini KBRI Bangkok melalui hotline Konsuler telah menerima 1 laporan WNI yang terdampak banjir. Yang bersangkutan terjebak di hotel karena jalan di sekitar hotel tergenang air. Namun dipastikan yang bersangkutan dalam kondisi aman. Di luar itu, sejauh ini belum terdapat laporan lain yang diterima dari WNI terdampak banjir," ucapnya.

Dia mengatakan KBRI Bangkok telah mengeluarkan informasi dan imbauan bagi WNI untuk menghindari wilayah terdampak banjir, memantau kondisi jalan sebelum bepergian, tidak memaksakan berkendara melalui jalan yang tergenang, dan menyiapkan perlengkapan darurat untuk antisipasi. Jika terdapat WNI yang terdampak banjir dan memerlukan bantuan darurat, dapat menghubungi hotline KBRI Bangkok pada nomor +66 92 903 1103 atau hotline BMA pada nomor 1555.

Endang juga sempat menjelaskan kondisi salah satu destinasi belanja favorit WNI saat ke Bangkok yang berada di Pratunam. Dia menyebut banjir di lokasi itu sudah surut.

"Hanya genangan ringan di titik-titik tertentu saja. Sekarang sudah surut," ujarnya.

Departemen Meteorologi Thailand menyebut penyebab utama cuaca buruk ini adalah sistem tekanan rendah yang kuat yang meliputi wilayah Dataran Tengah bagian bawah, Bangkok, dan provinsi-provinsi sekitarnya. Angin muson barat daya di atas Laut Andaman, wilayah Selatan, dan Teluk Thailand juga dilaporkan semakin menguat.