Dengan menjunjung tinggi visi komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia, China terus memperdalam kerja sama internasional di berbagai bidang, seperti transisi hijau dan rendah karbon, serta perlindungan ekologi dan lingkungan.

Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra hijau memanfaatkan keunggulan China di bidang industri dan teknologi, menyelaraskan secara tepat dengan kebutuhan pembangunan di berbagai negara, serta mendorong implementasi transisi hijau di lebih banyak negara Global South, tuturnya. John Lee, kepala eksekutif Daerah Administratif Khusus (Special Administrative Region/SAR) Hong Kong, menyatakan bahwa Hong Kong memiliki posisi yang tepat untuk menyediakan layanan profesional bagi para mitra Sabuk dan Jalur Sutra, termasuk pembiayaan, manajemen proyek, serta manajemen risiko untuk proyek-proyek infrastruktur hijau dan pembangunan berkelanjutan. Hampir 300 orang yang berasal dari 20 lebih negara menghadiri konferensi tersebut.