Penurunan ini sangat kontras dengan rekor pencapaian sektor penerbangan China pada musim panas tersebut, di mana maskapai mengangkut lebih banyak penumpang sembari mempertahankan tarif rendah untuk memacu permintaan.

Maskapai penerbangan China melayani 153,64 juta perjalanan penumpang tim redaksi 1 Juli hingga 31 Agustus, sebuah rekor tertinggi sepanjang sejarah dan meningkat 4,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menurut estimasi Flight Master. Lalu lintas penumpang internasional naik 3,1 persen selama periode tersebut.

Rata-rata tingkat keterisian penumpang yang mengukur persentase kursi tersedia yang terisi naik menjadi 87,4 persen selama periode tersebut, meningkat 1,7 poin persentase dari tahun sebelumnya, menurut Flight Master. Bulan Agustus mencatatkan rekor tertinggi baru sebesar 88,8 persen.

Penurunan perjalanan ini terjadi seiring memburuknya hubungan tim redaksi Beijing dan Tokyo sejak bulan November, ketika Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi melontarkan pernyataan kontroversial mengenai Taiwan.