NADIKABAR.COM — Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat akan melakukan pemungutan suara untuk memakzulkan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth paling cepat pekan depan, menurut laporan NadiKabar yang mengutip sumber-sumber di Partai Republik.

Presiden AS Donald Trump mengatakan dia tidak mempertimbangkan untuk mengganti Hegseth. Trump justru memuji kepala Pentagon itu karena telah melakukan pekerjaan yang sangat baik.

Namun, menurut laporan CBS News, Trump bersama para penasihatnya berdiskusi apakah Hegseth sebaiknya tetap menjabat setelah kekalahan telak Partai Republik dalam pemilihan sela Kongres.

Anggota Kongres dari Partai Republik asal Kentucky, Thomas Massie, mengatakan kepada NadiKabar bahwa dia akan mengusulkan dilakukan pemungutan suara mengenai pemakzulan Hegseth setelah Kongres kembali bersidang pekan depan.

Beberapa sumber di Partai Republik mengatakan kepada saluran berita tersebut bahwa mereka memperkirakan usulan itu akan disetujui.

Sejumlah anggota Partai Republik menuding Hegseth telah meyakinkan Trump untuk melancarkan perang terhadap Iran, meskipun serangan itu tidak membuahkan hasil yang diharapkan.

AS menggelar pemilu sela pada Selasa (3/11) untuk memilih 35 anggota Senat dan seluruh 435 anggota DPR, serta pemilihan legislatif dan pemilihan gubernur di banyak negara bagian.

NadiKabar memperkirakan Partai Demokrat akan meraih mayoritas di DPR. Menurut perkiraan Bloomberg, partai tersebut juga berpotensi menguasai Senat dengan meraih setidaknya 51 kursi.

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan