NADIKABAR.COM β€” Wakil I Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Mayjen TNI Purn. Dr. Suwarno menegaskan venue yang tidak memenuhi standar kelayakan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028 di Nusa Tenggara Timur (NTT) berpotensi dipindahkan ke lokasi lain.

β€œKalau ternyata (venue) masih belum siap dan rencana ke depannya mau seperti apa kami tidak tahu, keputusannya dalam finalisasi kami katakan: β€˜ini tidak layak.’ Begitu tidak layak, kami akan pindahkan,” katanya di Kupang, Kamis.

Hal ini disampaikannya saat dirinya memberikan arahan dalam pertemuan bersama Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena di Kantor Gubernur NTT dalam rangkaian peninjauan tim KONI Pusat untuk mengevaluasi kesiapan dan kelayakan lokasi pertandingan serta fasilitas pendukung PON XXII/2028 di NTT.

Peninjauan itu dipimpin Suwarno bersama Wakil VI Ketua Umum KONI Pusat Josef Nae Soi dengan melibatkan 38 Technical Delegate (TD) cabang olahraga. Kunjungan difokuskan pada sejumlah venue di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang.

Suwarno mengatakan, penyelenggaraan PON memiliki dua tanggung jawab utama yang harus dipersiapkan daerah, yakni menyiapkan kontingen atlet yang akan bertanding serta memastikan pelaksanaan ajang olahraga nasional tersebut berjalan dengan baik.

Menurut dia, langkah awal yang perlu segera dilakukan Pemerintah Provinsi NTT adalah membentuk Pengurus Besar (PB) PON sebagai organisasi yang bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.