NADIKABAR.COM β Konsulat Jenderal Australia di Bali menekankan pentingnya kerja sama pendidikan dengan Indonesia sebagai salah satu upaya menjaga hubungan bilateral kedua negara.
βHubungan antarwarga merupakan landasan bagi kedekatan hubungan Indonesia-Australia termasuk di bidang pendidikan,β kata Konsul Jenderal Australia Jo Stevens di sela mengunjungi kampus Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) di Denpasar, Bali, Rabu.
Ia menyebutkan tercatat ada 25 ribu warga Indonesia yang menempuh pendidikan di negeri kanguru itu pada 2025 serta banyak mahasiswa Australia yang datang ke Indonesia melalui program New Colombo.
Dalam kuliah umum kepada mahasiswa Undiknas, diplomat senior itu menyoroti ikatan personal yang kuat dan langgeng antara masyarakat kedua negara.
Ia juga menguraikan hubungan bilateral yang erat antara Australia dan Indonesia sebagai negara tetangga dan negara sahabat.
Kedua negara, lanjut dia, menjadi mitra yang erat melalui kerja sama yang mencakup berbagai sektor selain pendidikan, termasuk perdagangan, pembangunan, dan keamanan.
Di sisi lain, lanjut dia, kedua negara juga menghadapi tantangan yang sama yaitu soal perubahan iklim dan stabilitas kawasan.
βKerja sama yang erat akan membantu kita dalam menghadapi tantangan-tantangan tersebut,β ucapnya.
Sementara itu, untuk mendukung kerja sama pendidikan, pihaknya mendirikan pojok Aussie Banget (ABC) di tiga kampus di Bali termasuk di Undiknas yang sudah berdiri sejak 2022 dan kini diperbarui untuk 2026-2028.
ABC itu, kata dia, merupakan wadah bagi mahasiswa untuk mempelajari lebih lanjut tentang Australia serta mengetahui peluang studi di negara itu serta menyediakan koleksi buku bertema negara dengan ikon koala itu.