Krisis hubungan antara Inggris dan Israel semakin memburuk pada September setelah Inggris memberlakukan larangan perdagangan dengan pemukiman Yahudi di Tepi Barat yang diduduki Israel, karena hal itu ilegal menurut hukum internasional.

Sebagai tanggapan atas larangan perdagangan oleh Inggris itu, Saar mengancam akan menutup konsulat Inggris di Yerusalem Timur.

Israel juga memerintahkan para pejabat Inggris untuk meninggalkan Pusat Dukungan Internasional Gaza di Kota Kiryat Gat, Israel.