Konser amal itu digelar sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas masyarakat Yogyakarta terhadap korban bencana di NTT dan Kalimantan. Dana yang dihimpun dari kegiatan tersebut, termasuk hasil penjualan tiket secara daring maupun luring, ditujukan untuk membantu proses pemulihan serta meringankan beban para korban.

Bayu menambahkan, pengamanan konser juga menjadi bagian penting agar aksi kemanusiaan tersebut dapat berlangsung dengan tertib. Sebanyak 200 personel Polres Bantul dikerahkan untuk memastikan keamanan selama kegiatan berlangsung.

"Kami mengerahkan 200 personel untuk melakukan pengamanan. Harapannya seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar sehingga pesan kemanusiaan dari konser ini dapat tersampaikan dengan baik," pungkasnya.

Konser tersebut sekaligus menjadi ruang bagi para musisi dan masyarakat untuk menunjukkan rasa kebersamaan serta bela rasa kepada warga yang sedang menghadapi bencana. Melalui aksi solidaritas itu, diharapkan bantuan yang terkumpul dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah terdampak.