Berdasarkan data promotor Raw Vision Collective yang dikutip Kemenpar, penonton internasional konser Kanye West di Jakarta datang dari 80 negara, dengan tujuh negara penyumbang penonton terbanyak yakni Australia, Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, dan China.
Kedatangan turis internasional tersebut menunjukkan kemampuan pertunjukan musik internasional untuk menjadi alasan utama seseorang melakukan perjalanan lintas negara dan memberikan kontribusi pada ekonomi.
"Wisatawan yang datang untuk menikmati konser tidak hanya membeli tiket pertunjukan. Mereka juga menggunakan transportasi, menginap di hotel, menikmati kuliner, berbelanja, dan memiliki kesempatan menjelajahi destinasi wisata lainnya," kata Widiyanti.
"Karena itu, semakin kuat ekosistem music tourism kita, semakin besar pula peluang untuk meningkatkan belanja wisatawan dan memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat," kata Widiyanti.
Data Raw Vision Collective dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DKI Jakarta menunjukkan Ye Live in Concert Jakarta menciptakan perputaran ekonomi sekitar Rp600 miliar.