NADIKABAR.COM — Menteri Kebudayaan dan Olahraga Korea Selatan, Rabu, berjanji akan meninjau kembali kebijakan pengecualian wajib militer bagi atlet dan seniman berbakat di negara tersebut.

Hal itu disampaikan menyusul kontroversi yang dipicu oleh komentar tidak pantas mengenai kebijakan pengecualian itu dari para peraih medali emas Asian Games asal Korea Selatan.

Beberapa anggota tim nasional sepak bola putra U-23 menuai kecaman setelah mereka memamerkan status pengecualian wajib militer mereka usai tim tersebut meraih medali emas di Asian Games pada Sabtu; hal itu kembali memicu perdebatan lama mengenai keadilan sistem pengecualian tersebut.

"Kementerian akan mendengarkan pandangan dari komunitas olahraga dan seni serta berkonsultasi dengan Kementerian Pertahanan Nasional dan Administrasi Tenaga Kerja Militer untuk merumuskan langkah-langkah komprehensif terkait masalah ini, mengingat hal tersebut telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat," kata Menteri Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, Chae Hwi-young.

Dia menyampaikan hal tersebut sebagai tanggapan atas pertanyaan dari anggota parlemen Cho Gye-won dari Partai Demokrat (partai berkuasa) dalam sidang audit tahunan parlemen terhadap kementerian tersebut.