"Treatment-nya kondisi perut dipuasakan, karena ada bakteri, ada inputan antibiotik, pain killer anti nyeri dan bagaimana caranya agar toksinnya itu keluar," jelasnya.
la menyebutkan bahwa pihaknya juga berkoordinasi dengan keluarga dan rumah sakit. Hal ini dilakukan untuk terus memantau perkembangan kondisi pasien.
"Sudah lebih baik (pasien), tapi masih di ICU. Semoga segera bisa dirawat di ruangan biasa, artinya kan sudah jauh lebih baik," pungkasnya.
Sudaryono menegaskan bahwa kasus keracunan MBG tidak boleh dianggap sepele. la mengaku sedih dan marah setelah melihat langsung kondisi korban.