NADIKABAR.COM — Komando Pasukan Khusus (Kopassus) mengerahkan tim drone Dragonfish 25 dari Jakarta untuk membantu pemantauan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.
Ketua Tim Drone dari Kopassus Sersan Satu Reki di Posko Induk Tanggap Darurat Kekeringan dan Karhutla BPBD Kapuas, Jumat, mengatakan Drone tersebut memiliki kemampuan pemantauan udara jarak jauh, dan dilengkapi sensor kamera termal untuk membantu mendeteksi sumber panas di wilayah yang berpotensi mengalami kebakaran.
"Jadi, kedatangan kami di sini diperintahkan terutama oleh Dankopassus dan atas atensi Kasad untuk membantu Satgas Karhutla, khususnya Kodim 1011/Kuala Kapuas," ucapnya.
Dia menjelaskan timnya ditugaskan mendukung Kodim 1011/Kuala Kapuas dalam memantau kondisi wilayah, serta mengidentifikasi area yang berpotensi terdampak karhutla.
Sementara untuk Dragonfish 25, memiliki kemampuan terbang dengan durasi sekitar tiga jam dan jangkauan hampir 100 kilometer. Kemampuan tersebut memungkinkan pemantauan udara dilakukan pada wilayah yang luas selama operasi berlangsung.