NADIKABAR.COM — Satuan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD mengklarifikasi peristiwa Letda Inf Jihad Ahmad Al Rasyid yang meninggal karena luka tembak.

Kepala Penerangan Kopassus Kolonel Indra Mardianto kepada NadiKabar di Jakarta, Senin, mengatakan, korban meninggal bukan karena ditembak sesama anggota TNI sebagaimana dikabarkan di media sosial.

"Itu kejadiannya di gudang senjata karena pistol meledak. Murni unsur kelalaian dan ketidaksengajaan," kata Indra saat dikonfirmasi.