Sumber-sumber itu menyatakan bahwa jumlah korban jiwa sejak gencatan senjata pada 11 Oktober 2025 telah mencapai 1.460 orang, sedangkan 5.116 lainnya mengalami luka-luka. Selain itu, juga ada temuan 836 jasad.

Sumber yang sama mencatat 181 korban jiwa tambahan dalam statistik kumulatif setelah data tersebut diverifikasi dan disahkan oleh Komite Sertifikasi Martir, penambahan pertama sejak 26 September 2026.

Penerjemah: Asri Mayang Sari