NADIKABAR.COM — Gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) menimbulkan dampak bagi masyarakat di sejumlah wilayah. Proses pendataan korban dan penanganan dampak gempa masih terus dilakukan. Hingga kini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) masih mencoba memperbaiki layanan kesehatan setempat.
Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Agus Jamaludin, mengatakan bahwa korban meninggal dunia akibat gempa NTT bertambah. Total jumlah penduduk yang terdampak gempa mencapai 1.917.732 orang.
"Tadi pagi, (update) korban meninggal 105 orang, luka ringan/rawat jalan kurang lebih 1.247 orang, luka berat/rawat inap mencapai 385 orang, pengungsi juga 185 ribu lebih," kata Agus dalam konferensi pers, Rabu (26/8/2026).