Dia mengungkapkan korban mengalami trauma karena tidak percaya rumah dan harta bendanya habis terbakar. Meski demikian, polisi memperkirakan kerugian akibat kebakaran itu mencapai Rp 2 miliar.

"Estimasi kerugian sementara kita masih di atas Rp 1,5 miliar sampai Rp 2 miliar. Itu masih kita data kasarannya," ujarnya.

Lebih lanjut Roycke mengatakan korban yang terdampak kebakaran belum melaporkan kerugian yang dialami. Dia menyebut korban merupakan pendatang dari Makassar, hingga Toraja.

"Rata-rata di kios itu kan rata-rata orang Makassar, orang Bugis, orang Toraja Jadi mereka belum melaporkan secara detail kepolisian terkait dengan harta benda mereka, barang berharga mereka begitu," katanya.