NADIKABAR.COM — Jumlah korban luka akibat gempa dahsyat yang mengguncang Daerah Otonom Tibet di China, Kamis (22/10), bertambah menjadi 65 orang, lapor China Central Television (CCTV), Jumat.
Sebelumnya, media China melaporkan bahwa 16 orang tewas dan 46 lainnya terluka akibat gempa berkekuatan magnitudo 7,0 yang mengguncang wilayah pegunungan tersebut.
CCTV menyebutkan 11 korban mengalami luka serius, sedangkan 54 lainnya luka ringan. Hampir 12.500 orang telah dievakuasi ke lokasi-lokadi yang aman.
Menurut Pusat Seismologi China, gempa tersebut melanda wilayah Baqen, Nagchu. Pusat gempa dilaporkan berada di kedalaman 10 kilometer.
Presiden China Xi Jinping telah memerintahkan tim penyelamat untuk mengerahkan segala upaya terbaik mereka untuk mengevakuasi korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan dan memberikan pertolongan bagi para korban luka.
Penerjemah: Asri Mayang Sari