Di tengah kepanikan, Ahmad langsung berpegangan pada jendela. Kapal terus miring hingga Ahmad harus berpindah ke bagian atas kapal. Dia berusaha bertahan selama mungkin di kapal sampai ada perahu karet.
"Langsung saya lari ke bawah, terus saya ke jendela, saya pegangan sampai kapal itu miring. Abis miring, saya naik ke atas, nunggu sampai kapal tenggelam. Baru ada kapal karet itu keluar, baru saya loncat," jelasnya.
Ahmad menyebut masih banyak penumpang yang berada di dalam kamar-kamar kelas ekonomi ketika kapal miring. Ia menduga para penumpang yang mayoritas perempuan dan anak-anak itu terjebak, sementara para penumpang laki-laki yang berada di luar kamar segera menyelamatkan diri.