Kebijakan ini dilakukan saat Korea memecahkan rekor kunjungan wisatawan asingnya. Banyaknya turis yang datang yang didorong oleh antusiasme global terhadap budaya pop, kuliner, dan konten Korea.
Namun, keuntungan ekonomi yang dihasilkan masih sangat timpang. Sebagian besar wisatawan mancanegara jarang bepergian jauh melampaui Seoul atau Pulau Jeju, sehingga wilayah pedalaman yang bersejarah serta kota-kota pesisir dengan infrastruktur yang kurang optimal dan penyusutan populasi lokal tidak merasakan manfaatnya.
Dengan rencana baru ini, bandara regional nantinya akan menjadi gerbang menuju koridor budaya, bukan hanya sekadar tempat transit biasa.