NADIKABAR.COM — Komando Resor Militer (Korem) 162/Wira Bhakti memastikan kesiapan jalur evakuasi, personel, kendaraan dan peralatan penanganan darurat dalam menghadapi berbagai kondisi yang dapat mengancam keselamatan selama penyelenggaraan MotoGP 2026 di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kasrem 162/Wira Bhakti Kolonel Inf. I Made Alit Yudana mengatakan kesiapan tersebut diperlukan mengingat ajang balap internasional itu akan melibatkan pembalap, ofisial, wisatawan, tamu undangan dan masyarakat dalam skala besar sehingga setiap kondisi darurat membutuhkan respons cepat dan terkoordinasi.

"Kondisi darurat, kecepatan dan ketepatan tindakan menjadi sangat menentukan. Karena itu, jalur evakuasi harus benar-benar terbuka, titik kumpul harus diketahui, kendaraan dan peralatan evakuasi harus siap digunakan," kata Kolonel Made alit di Mataram.

Ia meminta kepada seluruh unsur yang terlibat untuk memahami sektor tanggung jawab, jalur komunikasi, titik kumpul serta mekanisme evakuasi untuk menghadapi berbagai kemungkinan, termasuk gempa bumi, tsunami, kebakaran, kecelakaan, kondisi medis darurat dan kepanikan massa.