NADIKABAR.COM — Korlantas Polri memberikan pelayanan pembuatan SIM secara jemput bola untuk para santri di Pondok Pesantren Daar El-Qolam, Jalan Raya Serang Km 35, Jayanti, Pasir Gintung, Tangerang, Banten. Sebanyak 405 santri yang telah berusia 17 tahun mendapat pelayanan pembuatan SIM.

Program jemput bola itu dilakukan untuk memperkuat pelayanan publik yang humanis dan dekat dengan masyarakat lewat Program Pelayanan SIM Bersama Masyarakat. Kehadiran pelayanan SIM di lingkungan pesantren tersebut mendapat sambutan luar biasa dari para santri.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kakorlantas Polri Brigjen Aries Syahbudin pada Selasa (3/11/2026). Dia didampingi Dirregident Korlantas Polri Brigjen I Made Agus Prasatya, Kasubdit SIM Kombes Hilman Wijaya, Kapolresta Tangerang Kombes M Indra Waspada A, serta Dirlantas Polda Banten Kombes Oki Bagus Setiaji. Program pelayanan SIM ini meliputi pelayanan administrasi, ujian teori, ujian praktik, serta edukasi keselamatan berkendara.

Pimpinan Pesantren Daar El-Qolam Pusat, KH Fairus Nahiduddin, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Korlantas Polri. Menurutnya, program ini memberikan kemudahan dan menjadi sarana membangun sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam menanamkan kesadaran serta budaya tertib berlalu lintas.

Dia berharap pelayanan jemput bola tersebut dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Keluarga besar Pondok Pesantren Daar El-Qolam menyambut positif dan mendukung Polri yang hadir langsung memberikan pelayanan dan edukasi kepada para santri.

Dalam sambutannya, Kakorlantas Polri Brigjen Aries Syahbudin mengajak seluruh santri menjadikan disiplin berlalu lintas sebagai bagian dari karakter. Ia menekankan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan bentuk tanggung jawab dalam menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin memotivasi para santri agar selalu tertib berlalu lintas, membangun karakter yang disiplin, serta patuh terhadap aturan. Keselamatan di jalan raya harus menjadi kebutuhan dan kesadaran bersama," ujar Aries.

Dia menyampaikan program ini merupakan wujud komitmen Polri untuk selalu hadir bersama masyarakat, saling membantu, mendukung, menguatkan, dan mengingatkan. Korlantas Polri, katanya, ingin memastikan pelayanan kepolisian tidak hanya menunggu masyarakat datang ke kantor, tetapi juga proaktif mendatangi masyarakat dan memberikan solusi.